Catat Sekali.
Keuangan Rapi Selamanya.
Kadang uang bukan benar-benar hilang. Kita hanya tidak pernah sempat mencatatnya. YEZE bantu kamu memahami ke mana uang pergi, cukup dari WhatsApp yang sudah kamu pakai setiap hari.
Sering merasa uang habis begitu saja?
Bukan karena kamu boros terus. Seringnya karena transaksi kecil lewat begitu saja: kopi, parkir, makan, belanja rumah, transfer kecil. Pas akhir bulan baru terasa, tapi sudah lupa ceritanya.
“Kok saldo tinggal segini?”
Padahal kemarin rasanya masih aman. Masalahnya bukan cuma di pengeluaran besar, tapi pengeluaran kecil yang tidak pernah kelihatan.
Excel niatnya bagus, tapi capek.
Awalnya semangat bikin catatan. Lama-lama lupa, menumpuk, lalu berhenti. YEZE dibuat supaya mencatat tidak terasa seperti tugas tambahan.
Laporan keuangan terasa ribet.
Kamu cuma ingin tahu uang pergi ke mana, kategori terbesar apa, dan masih aman atau tidak. Tidak perlu rumus, tidak perlu buka aplikasi berat.
Butuh kebiasaan, bukan paksaan.
Karena semua lewat WhatsApp, mencatat jadi terasa natural. Seperti chat biasa, tapi hasilnya jadi data keuangan yang rapi.
Cukup kirim struk atau chat. Sisanya biar AI yang rapikan.
Kamu tidak perlu jadi orang yang super disiplin dulu untuk punya catatan keuangan rapi. YEZE mengikuti cara kamu beraktivitas, bukan memaksa kamu belajar sistem baru.
Bukan cuma tercatat. Kamu juga bisa lihat ringkasannya.
YEZE membantu kamu melihat gambaran besar: total pengeluaran, kategori terbesar, riwayat transaksi, dan laporan yang lebih mudah dipahami.


Dari transaksi kecil jadi laporan yang rapi
Foto atau chat
Kirim struk atau tulis transaksi seperti chat biasa.
AI memahami
AI membaca nominal, toko, item, tanggal, dan kategori.
Otomatis tercatat
Transaksi tersimpan rapi tanpa input manual yang melelahkan.
Laporan siap
Kamu bisa lihat ringkasan dan tanya kondisi keuangan kapan saja.
Dibuat supaya kamu tetap konsisten, tanpa merasa dipaksa.
Lewat WhatsApp
Tidak perlu download aplikasi baru.
Baca struk
Foto struk dan AI bantu ambil datanya.
Laporan otomatis
Ringkasan dibuat agar mudah dimengerti.
Bisa diajak chat
Tanya kondisi uangmu dengan bahasa biasa.
Tidak perlu Excel
Tanpa rumus dan tabel yang bikin malas.
Kategori otomatis
Makanan, belanja, transportasi, dan lainnya.
Riwayat rapi
Transaksi lama tetap bisa dicek lagi.
Lebih terkendali
Kamu jadi tahu pola pengeluaranmu.
Pilih cara paling pas untuk mulai
Untuk pribadi yang ingin keuangan lebih rapi, atau bisnis yang ingin punya AI WhatsApp custom sesuai alur kerja sendiri.
YEZE AI Finance
Rp799.000Bayar sekali untuk mulai punya sistem pencatatan keuangan yang lebih praktis, rapi, dan mudah dijalani.
- Catat transaksi dari foto struk via WhatsApp.
- Membantu mengurangi lupa catat pengeluaran harian.
- Ringkasan laporan lebih mudah dibaca dan dipahami.
- Cocok untuk uang jajan, belanja rumah, makan, dan kebutuhan harian.
Custom AI WhatsApp
Rp6.000.000Untuk kamu yang ingin AI WhatsApp sesuai cara kerja bisnismu. Bisa untuk pencatatan, balas chat, input data, reminder, rekap, approval, sampai laporan otomatis.
- Bebas request alur sesuai kebutuhan.
- Cocok untuk admin, reseller, UMKM, komunitas, dan tim operasional.
- Dibuat mengikuti proses kerja yang kamu pakai sehari-hari.
- Bantu kerja admin lebih cepat, rapi, dan tidak berantakan.
Pertanyaan yang sering muncul
Tidak. YEZE digunakan lewat WhatsApp, jadi kamu cukup chat seperti biasa.
Bisa. Kamu cukup foto struk, lalu AI akan membantu membaca informasi transaksi dari struk tersebut.
Bisa. Contohnya “beli kopi 20 ribu” atau “bayar listrik 350 ribu”.
Cocok, karena bisa membantu mencatat belanja harian, kebutuhan rumah, uang makan, dan pengeluaran kecil lainnya.
Cocok untuk mencatat uang jajan, makan, transportasi, belanja, dan pengeluaran bulanan.
Bisa. Untuk kebutuhan lebih khusus, kamu bisa pilih paket Custom AI WhatsApp.
Ikuti informasi paket yang tersedia di halaman checkout. Untuk custom, detailnya bisa dikonsultasikan dulu.
Klik tombol Beli Sekarang, selesaikan checkout, lalu ikuti instruksi aktivasi WhatsApp setelah pembayaran.
Mulailah memahami ke mana uangmu pergi.
Karena keuangan yang sehat tidak selalu dimulai dari penghasilan besar. Kadang, cukup dimulai dari satu kebiasaan kecil: mencatat dengan cara yang tidak merepotkan.




